7 Tips Membeli Rumah Seken

Rumah bekas ternyata masih memiliki penggemarnya sendiri. Biasanya mereka membeli rumah bekas karena  mengincar lokasi rumah yang strategis atau karena memang tertarik dengan griya-griya unik nan klasik. Anda juga tertarik membeli rumah bekas? Sebelum memutuskan untuk membeli, sebaiknya perhatian beberapat tips yang dapat membantu Anda berikut ini:

 Tips Memilih Rumah Bekas/Seken

Berikut adalah tips untuk membeli rumah bekas/seken:

tips membeli rumah bekas/seken

tips membeli rumah bekas/seken

  • Harga. Lakukan survey mengenai harga pasaran rumah disekitar lokasi. Sehingga Anda bisa menentukan harga yang sesuai. Terutama jika Anda berencana untuk menjualnya kembali.
  • Cobalah untuk membeli rumah dari pemiliknya langsung. Dengan membeli dari pemilik langsung Anda akan mendapatkan detail tentang segala informasi mengenai rumah tersebut. Selain itu membeli secara langsung Anda bisa mendapatkan harga yang lebih murah, karena si pemilik tidak perlu memberikan komisi kepada broker.
  • Jika Anda terpaksa harus menggunakan jasa broker, pilih broker yang memiliki reputasi baik dan bisa dipercaya. Cara lain adalah dengan meminta rekomendasi dari broker yang Anda kenal atau relasi Anda.
  • Tanyakan umur rumah. Umur rumah dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: baru (kurang dari 10 tahun), sedang (10-20 tahun), dan tua (lebih dari 20 tahun). Semakin tuam usia bangunan, maka Anda harus bersiap mengeluarkan biaya lebih untuk biaya perbaikan. Biasanya rumah yang telah berusia lebih dari 20 tahun akan memerlukan renovasi karena kualitas bangunan yang menurun. Jika ternyata pemilik telah melakukan renovasi, tanyakan kapan renovasi dilakukan terakhir kali.
  • Cek kondisi fisik rumah. Jangan langsung percaya perkataan broker atau pemilik mengenai kondisi rumah. Anda harus langsung datang dan memeriksanya sendiri secara langsung. Lebih bagus lagi bila Anda memiliki daftar berisi apa saja yang perlu diperiksa, misalnya kondisi dinding, pintu, sirkulasi udara, atap, dan sebagainya.
  • Periksa keadaan sosial sekitar rumah. Pastikan keadaan kondisi sekitar rumah cocok dengan Anda, terutama jika rumah tersebut akan Anda tinggali bersama keluarga. Jangan pilih lokasi rumah yang susah diakses, tidak aman, jauh dari fasilitas pendidikan atau bahkan sering banjir.
  • Periksa kelengkapan dan sah tidaknya dokumen serta surat-surat rumah. Cek apakah nama yang tertera pada sertifikat sama dengan nama penjual. Bila ternyata tidak sama, cari tahu hubungannya dengan penjual. Tanyakan berapa ahli warisnya dan alasan mengapa rumah itu dijual,  untuk menghindari masalah hukum yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: