8 Tips Membeli Rumah Bekas atau Seken

Membeli rumah bekas atau seken ternyata juga memiliki keuntungan yang tidak bisa didapat dari rumah baru. Hal yang harus dipersiapkan ketika membeli rumah seken pun tentu berbeda dengan ketika kita hendak memilih rumah baru.

Membeli rumah bekas

Jika berencana membeli rumah bekas, berikut beberapa penting hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:

tips membeli rumah bekas

tips membeli rumah bekas

  • Cobalah untuk membeli rumah dari pemiliknya langsung. Dengan membeli dari pemilik langsung kita akan sekaligus bisa menanyakan detail tentang segala informasi dan riwayat mengenai rumah tersebut. Selain itu kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah, karena si pemilik tidak perlu memberikan komisi kepada broker.

 

  • Harga. Lakukan survey mengenai harga pasaran rumah di sekitar lokasi. Dengan begini kita  bisa menentukan harga yang sesuai. Apalagi jika kita berencana untuk menjualnya kembali.

 

  • Pilihlah broker dengan reputasi baik dan bisa dipercaya. Cara lain adalah dengan meminta rekomendasi dari broker yang Anda kenal atau relasi Anda.

 

  • Tanyakan umur rumah. Umur rumah digolongkan menjadi 3, yaitu: baru (kurang dari 10 tahun), sedang (10-20 tahun), dan tua (lebih dari 20 tahun). Semakin tua usia bangunan, semakin besar kemungkinan kita harus mengeluarkan biaya lebih untuk perbaikan.

 

  • Tanyakan kapan renovasi terakhir kali dilakukan. Biasanya rumah yang telah berusia lebih dari 20 tahun akan memerlukan renovasi karena kualitas bangunan yang menurun.

 

  • Periksa keadaan fisik rumah. Jangan langsung percaya perkataan broker atau pemilik. Usahakan kita  langsung datang dan memeriksanya sendiri. Lebih bagus lagi  kalau kita memiliki daftar apa saja yang perlu diperiksa, misalnya kondisi dinding, pintu, sirkulasi udara, atap, dan sebagainya.

 

  • Periksa lingkungan sosial sekitar rumah. Pastikan keadaan kondisi sekitar rumah cocok, terutama jika kita membeli rumah tersebut untuk ditinggali bersama keluarga. Jangan sampai ternyata lokasi rumah tersebut  jauh dari fasilitas pendidikan, sering banjir, susah diakses, dan tidak aman.

 

  • Periksa kelengkapan dokumen serta surat-surat rumah. Untuk menghindari masalah hukum yang tidak diingankan kemudian hari. Cek apakah nama yang tertera pada sertifikat sama dengan nama penjual. Bila ternyata tidak sama, cari tahu hubungannya dengan penjual. Tanyakan berapa ahli warisnya dan alasan mengapa rumah itu dijual. (raw)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: