Pengembang Siapkan Strategi Hadapi Aturan Baru DP KPR

Kalangan pengembang tetap optimis masih bisa  menarik konsumen meskipun dihadapkan dengan kebijakan peraturan Bank Indonesia terkait batasan uang muka (DP) Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Hal ini karena pihak pengembang telah mempersiapkan strategi antisipasi terhadap kebijakan tersebut.

 

Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (DPP REI), Djoko Slamet Utomo, mengatakan pengembang sudah terbiasa dan dapat mengantisipasi agar segmen market mereka tidak pindah atau lari.

 

“Kita bisa saja berikan tahapan dalam angsuran untuk pembayaran DP agar tidak memberatkan konsumen. Misalnya saja angsuran KPR enam bulan jadi sembilan bulan. Atau bisa mengoptimalisasi serta mengefisiensikan biaya-biaya di sektor lain,” kata Djoko seperti dikutip dalam Harian Detik, Selasa (20/3/2012).

 

Selain itu, menurutnya tidak terdapat penurunan yang signifikan terhadap permintaan KPR rumah kelas menengah. Ia mengatakan penurunan yang terjadi lebih disebabkan karena konsumen masih terkejut dengan keputusan BI sehingga menjadi ragu untuk membeli rumah atau mengajukan KPR.

 

“Akan terjadi penurunan. Saya nggak bisa prediksi angkanya. Tapi, nanti di kuartal ketiga atau keempat tahun ini, pasar properti kembali normal seperti biasa karena ada strategi pengembang. Hanya awal-awalnya saja yang menurun,” tuturnya. (raw)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: