Saat Tepat Membeli Rumah

Memiliki rumah peribadi bisa dikatakan suatu pencapaian yang paling “mumpuni” bagi setiap orang. Namun beberapa orang masih menganggap bahwa belum saatnya mereka memiliki  kredit rumah, benarkah demikian? Nah, bagi Anda yang juga masih ragu untuk membeli rumah, simak beberapa hal yang untuk memastikan bahwa Anda telah siap membeli rumah pribadi, seperti yang dikutip dari PropertiKompas berikut ini:

  • Pikirkan bagaimana dan di mana Anda akan hidup beberapa tahun ke depan.kredit-rumah-kpr

Cobalah bandingkan uang yang dihabiskan untuk membayar uang kontrak tiap bulannya, dengan cicilan kredit rumah yang harus dibayarkan setiap bulan untuk kredit rumah. Bila tidak begitu besar ada baiknya Anda membeli rumah. Menunda membeli rumah justru akan membuat Anda mengeluarkan uang yang lebih banyak nantinya dengan harga rumah yang semakin naik tiap tahunnya.

 

  • Perhitungkan kondisi keuangan Anda.

Bank akan meminta slip gaji dan mencari tahu apakah Anda memiliki utang atau cicilan lainnya ketika Anda mengajukan KPR. Jika Anda memiliki utang, sebaiknya total utang tidak lebih besar dari 40 persen dari gaji sebulan Anda.

 

  • Hitung berapa kemampuan mencicil Anda.

Kalikan gaji kotor Anda selama satu tahun dengan 3,4. Misalnya gaji Anda Rp5,5 juta sebulan, maka gaji setahun adalah Rp66 juta. Kalikan dengan 3,4 maka Anda dapat membeli rumah seharga Rp224,4 juta. Beberapa pakar keuangan nyarankan agar tidak membayar cicilan rumah lebih dari 32 persen gaji kotor sebulan Anda. Jangan lupa besarnya DP yang dibayar pun mempengaruhi besar cicialan Anda.

 

  • Hitung biaya maintenance.

Maintenance rumah ini termasuk iuran sampah, iuran keamanan, dan sebagainya. Persiapkan dana sekitar 3% dari harga rumah pertahunnya untuk biaya pemeliharaan, untuk rumah baru. Dan sekitar 5% jika Anda membeli rumah bekas.

 

  • Sanggupkah Anda membayar semua biaya pembelian?

Selain membayar harga rumah, masih ada PPN 10% dari harga rumah, biaya pengurusan surat-surat tanah, biaya notaris, dan biaya administrasi bank. Kemudian juga biaya untuk pembelian perabotan dan pindahan rumah dan hal kecil lainnya yang tetap harus diperhitungkan.

Untuk masa-masa awal pembelian rumah mungkin kondisi keuangan Anda akan terpengaruh, namun pikirkanlah ketika pada akhirnya Anda berhasil melunasi rumah tersebut, tentunya akan sangat nikmat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: